Return
.
Penyanyi korea satu ini memang ga ada matinya ... suka!!!!
Ku ingin ceritakan padanya cerita dunia ...
Tiga cara untuk melemahkan dan menjajah suatu negeri, antara lain:
Karenamu aku menyukai dandelion bukan mawar
Tumbuh di puncak bukit sana di dekat kastil tua, rumah para kaum bunian
Pada tanahnya mengalir darah para pemberontak
Ratusan jiwa pernah meregang nyawa di atasnya
Mati, belulang mereka terkubur oleh bungkus tipis tanah kering yang tak sengaja ditiup angin
Atau dedaunan tua yang terserak ...
Kesana, sama saja cari mati!
Aahhhh, itu hanya cerita petakut yang kau dengar sebelum tidur saja ... selamu waktu itu.
Hingga pada satu remang petang, kita berlari bersama angin menuju ke puncak bukit itu ...
Lihatlah! serumu ...
Indah ...
Ribuan tangkai dandelion terhampar diatasnya,
belukar itu tumbuh sehat disana.
Serupa mantel putih hangat di musim dingin yang menyelimuti tanah basah dibawahnya
Tunggulah barang sedetik saat angin gunung datang
Akan kau lihat dandelion-dandelion itu mengangkasa
serupa butiran-butiran awan putih nan lembut
Lupakan dulu tentang kastil tua,
lupakan dulu tentang kaum bunian
lupakan dulu tentang tanah kutukan.
ini tentang dandelion ...
Ya ...
karena mu, aku menyukai dandelion bukan mawar ....
Label: iseng, lagu, Memoar, poem
Label: agama, Al Qur'an, doa, ilmu, quote
Ini adalah kali pertama
saya datang ke Kendari. Kendari merupakan salah satu propinsi yang berada di
pulau Sulawesi bagian tenggara. Untuk mencapai kota Kendari dari Jakarta
terlebih dahulu pesawat yang saya tumpangi transit sekitar 30 menit di Bandar
udara Sultan Hasanuddin Makassar, kemudian baru penerbangan dilanjutkan ke
Kendari yang memakan waktu 30-45 menit saja.
Label: iseng, Jalan-jalan, kota, kuliner
Label: agama, Al Qur'an, doa, quote
I am a dreamer