Tampilkan postingan dengan label korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korea. Tampilkan semua postingan

Sister Over Flowers, Lee Seung Gi


.

Sudah lama rasanya tidak berkunjung dan mencurahkan isi hati dalam rangkaian kata (hahaha, sastra sekali ya), maksudnya nulis disini. Okeh, tidak mau memperpanjang mukadimah, kali ini saya mau kembali mengisi blog ini dengan tulisan tentang ..... Lee Seung Gi. Penting ya? Dibilang penting sih engga juga, paling tidak kali ini penting buat saya. :)

pas libur sabtu/minggu kemaren, pas nyetel tv, pencet remote sana sini sesukanya, eh malah akhirnya terdampar dengan khidmat di channel tv korea (M channel, klo ga salah), sebenarnya jujur saya udah jarang nonton yang namanya serial2 korea. Dengan satu alasan, "takut terjerumus" .... hahahha. Tenang2, maksudnya takut terjerumus ke yang namanya ketagihan, soalnya dampaknya sangat signifikan terhadap saya dan kelangsungan hidup orang-orang disekitar saya. halaaahhh ... Nonton korea, khususnya buat saya, suka bikin lupa waktu, selain itu berdampak disorientasi linguistik (bahasa serapan saya ), 7 hari 7 malam nonton korea bikin saya susah membedakan mana bahasa minang mana bahasa korea. hahaha .... entah kenapa orang2 dirumahpun serasa pada sipit semua habis nonton korea berhari-hari.

Sister Over Flower, nah ini acara yang saya tonton waktu itu, sebenarnya saya ga pernah tahu ini acara apa, saya kira SOF sejenis drama korea plesetan dari Boys Over Flower. Engga! Saya salah besar. Ternyata acara ini adalah reality show ala korea. Sejenis tantangan juga sih sebenarnya. Jadi ada satu bintang tamu (artis koreanya) mereka harus mendampingi 4 wanita korea biasa melakukan perjalanan ke negara2 tertentu. empat wanita ini usianya bervariasi, ada yang masih muda sampai ada yang sudah tua banget. Nah disitulah serunya.


Pas episode kemaren, pas banget bintang koreanya adalah Lee Seung Gi, bukan cuma Lee Seung Gi yang membuat saya betah duduk berlama-lama nonton SOF kali ini. Tapi karena destinasi negara yang ditujulah yang bikin saya merem melek gigit jari ... hahaha. Turki, sodara-sodara, Turkiiii .... Ahhhhh, salah satu negara tujuan wisata yang saya impi-impikan untuk didatangi. ah, kenapa dek Lee Seung Gi tak membawa saya saja, tapi oma2 ituuuuh!!

Selama perjalanan di Turki ada drama2 ala reality show korea yang disuguhkan. Tapi semua tersaji dengan apik dan baik. Mulai dari perjalanan di dalam Mesjid Biru Aya Sophia, lucunya melihat wajah lee seung gi dan 4 sisters lainnya yang takjub dan ga berhenti ternganga2 melihat keindahan dalam masjid. Banyak kejadian lucu dan unik di dalam masjid. Sayangnya ada pemahaman yang kurang dari para pemain reality show ini tentang sejarah masjid ini, tergambar dari komen-komen mereka, yang saya pikir sedikit salah. But well, gpp sih namanya juga belum tahu.

Lanjut ke tantangan dan drama ala reality show, mulai dari para sisters yang mulai keletihan, lee seung gi yang kena kutukan gasing turki, sampe kepanikan lee mengetahui salah satu sister ada yang terpisah dari mereka. Ah lucunya lagi melihat bagaimana Lee Seung Gi harus berfikir keras karena kesulitan menghitung uang yang akan ditukar ke money changer. Pada malam hari, kutukan gasing yang dibeli oleh Lee Seung Gi masih berlanjut, karena ternyata hotel tempat dia menginap kehabisan kamar. Awalnya Lee disarankan menginap bareng di kamar 2 sisters lain dengan extrabed. Tentu saja keadaan ini bikin 2 sisters bingung dan keadaan mendadak kaku sekaligus lucu. Tapiiii, Akhirnya diputuskan Lee menginap bersama para kru dan teknisi, yang kamarnya otomatis sempit dan berisik. hahahha .... Kasian kau Lee Seung Gi .....

Kalau penasaran dengan realitty show ini, ini ada sedikit previewnya (maaf linknya aja, habis ga bisa upload)

https://www.youtube.com/watch?v=up5GGj63GU4

Masih menunggu next destination, katanya sih kroasia ..... semangat Lee Seung Gi !!!

Sumber gambar : www.google.com
Sumber Video : www.youtube.com



Return


.



Penyanyi korea satu ini memang ga ada matinya ... suka!!!!


Shield of Straw


.

Shield of Straw. Emmm, satu lagi film Jepang non romantik alias bukan film yang penuh oleh kisah cinta-cinta an ala korea yang mengharu biru, yang saya rekomendasikan wajib untuk ditonton. Sebenarnya tahu dan nonton film ini ga sengaja sih. Lagi di pesawat menuju Makassar, awalnya saya prepare buat nonton film korea yang berjudul The Miracle in the cell No. 7 yang direkomendasikan teman saya. Pas udah mulai take off pesawat, mulai gatal nih jari buat searching film korea yang dimaksud, ealaahh, ternyata film tersebut udah ga ada lagi, karena udah awal bulan, jadi film-film barulah yang diputar. Gimana lagi, akhirnya saya mulai hunting, kira-kira film mana yang bagus dan layak tonton untuk "anak" seusia saya, hehehe. Ada beberapa film holywood, satu film bolywood (Barfi) dan sudah pernah saya tonton, sisanya tinggal satu film korea, dua film china dan satu film Jepang. Dari gambarnya tak satu pun sebenarnya yang menarik perhatian. Yang korea sepertinya standar, kisah cinta, waduh engga dulu deh, lagi capek sama yang mengharu biru kelabu. 

Maka alhasil, saya menjentikkan jari ke Film Shield of Straw. Sebenarnya cukup aneh saja kalau saya memilih film ini, gambarnya depannya adalah seorang laki-laki dan perempuan berseragam jas lengkap rapi jali, berdiri saling membelakangi dan memegang pistol. Sejak kapan saya suka film ginian?! Tapi yang bikin penasaran adalah dibelakang mereka ada magnet kuat yang menarik saya, wajah salah satu aktor favorit saya Tatsuya Fujiwara, the best actor yang berani menantang arus dalam beberapa filmnya. Bagi saya,  Ia berani menjadi antagonis. Justru dari peran antagonisnya itulah ia disukai. Aktingnya total, tak takut jelek, tak takut dibenci fans. Begitulah.

Shield of Straw bercerita tentang perburuan seorang pembunuh yang paling dicari seantero Jepang. Bukan karena ia telah membunuh 7 nyawa saja yang menjadikan sang pembunuh bertitle "wanted" tapi karena salah satu korbannya adalah seorang cucu politikus dan konglomerat di Jepang, daaann tentunya kakek konglomerat ini tidak tinggal diam saja melihat cucu kesayangan dibunuh secara sadis, ia dendam kepada sang pembunuh. Karena itulah ia mengadakan sayembara bagi siapa saja yang berhasil membunuh sang pembunuh cucunya hidup atau mati akan mendapatkan uang sebesar 10 juta dolar. Lah, siapa yang tidak tertarik, coba?!



Sang pembunuh sadis bernama Kiyomaru diperankan oleh Tatsuya Fujiwara. Sumpah, aktingnya keren. Ia pintar mengaduk-aduk emosi, begitu licik, kadang polos dan patut dikasihani, namun kadang menjengkelkan dan memuakkan. Hebaaatttt ...Singkat cerita, Kiyomaru menyerahkan diri ke Polisi karena takut, sejak sayembara atas dirinya bergulir semua orang berlomba-lomba ingin membunuhnya. ia merasa tidak ada yang bisa dipercaya, sekalipun temannya. Nah disinilah cerita baru dimulai, 5 polisi terpilih ditugaskan untuk mengawal Kiyomaru pindah dari Fukuoka ke Tokyo untuk diadili. Perjalanan mengantar pembunuh sadis ini dari Fukuoka ke Tokyo bukan perkara gampang. Banyak rintangan. Bagaimana tidak, setiap orang berlomba-lomba untuk membunuh Kiyomaru. Tidak saja karena ingin mendapatkan hadiah sayembara, namun ada juga yang ingin membunuhnya dilatarbelakangi dendam, karena anggota keluarga mereka yang menjadi korban kekejian Kiyomaru. Konflik cerita semakin meningkat, ketika 5 anggota polisi yang ditugaskan pun diliputi rasa tidak percaya satu sama lain. 

Karena keberadaan Kiyomaru yang selalu terpantau oleh Kakek konglomerat tersebut, maka polisi-polisi itu merasa ada yang berkhianat. Sayangnya banyak korban yang berjatuhan hanya demi menjaga Kiyomaru. Perjalanan menuju Tokyo ditempuh dengan berbagai cara, mulai dari pengawalan ketat dari kepolisian, naik kereta, menumpang mobil curian, hingga berjalan kaki. sepanjang perjalanan mulailah terkuak siapa sebenarnya yang telah berkhianat. Walaupun akhir dari cerita ini bisa ditebak. Namun film ini sangat recommended, setiap adegan yang disuguhkan seolah rangkaian ketegangan yang tak putus-putus. sekali lagi hebat, baik untuk sang sutradara apalagi para pemainnya. 

Tatsuya Fujiwara, top abisss !!!

Sumber gambar : google

Serial Korea Terbaik


.

Serial Korea. Ah, rasanya sudah lamaaaaa sekali saya ga nyinggung2 bahasan ini di blog saya. Jadi kangen. Status saya yang sedikit bergeser menjadi "Mendadak Mahasiswa kembali" bikin waktu seolah makin sempit aja. Emmmm, bukannya habis digunain buat belajar loh, tapi habis buat nonton. Apalagi demam bola akhir tahun ini. Wahhhh, sedikit banyak menyita energi, karena bikin deg2an dan full kejutan. Walaupun akhirnya kalah. Ya sudahlah, Still I Love Timnas, much much much. Jadi pengen bahas bola juga, tapi lain kali deh.
Sekian lama dalam pengembaraan. Emm, akhirnya saya membuat keputusan diakhir tahun ini. Taraaaaaaaaaaaaaa .... penghargaan. Emmmm, satu kata yg manjur buat mengapresiasi hobi saya nonton serial korea. Sekaligus, award ini adalah harapan besar saya, agar perang antar korea segera berakhir. Hopefully. Kasihan, aktor dan aktrisnya. Ngungsi kemana mereka? Lee Min Ho, come to mama .... huhuhu

Berikut adalah judul serial2 korea terbaik versi saya. Maaf2 seblumnya, ini bukan dikhususkan hanya untuk serial korea yang lahir tahun 2010 saja. Tapi versi ngacak. Kriteria penilaian: tiap episode selalu bikin penasaran, lucu, mampu memaksa penontonnya (saya) buat begadang-tidur jam 1,2,3 pagi hanya buat nonton serial ini. Kalo pun dah kelar episodenya, masih tetap disetel berulang kali. Pemainnya lucu2, cantik2, ganteng2. Jalan cerita walau ngawur tapi tetap menghibur. Ga vulgar, dalam arti adegan2nya cukup sopan. Dan berikut adalah serial2 terbaik ituh :

1. Personal Taste.

2. My Girl Friend is Gumiho.


3. Who Still Marry Me.


4. He Is Beautiful

5. Playfull kiss 1



6. Thank You
Nah, sodara2 itulah beberapa serial korea terbaik menurut saya, Maaf2 klo ada yang ga sepaham. Soalnya, hanya serial2 inilah yang baru bisa saya tonton tahun ini. Hehhehehe.
Selamat yah buat para pemenang.


Juanda, 31 Desember 2010

Bukan Drama Asia !!!


.

Jeju island terlihat cerah. Matahari bersinar terik, tapi tak menyengat. Semuanya tampak nyaman dan hangat. Saat ini Seoul musim semi. Bunga sakura warisan Nipon tumbuh sehat di pinggiran jalan, menambah keromanisan negeri ini.


"Ji woo .... "

" Ya ..."

" Ji woo ... "

" Ya ..."

" Chou Ji woo."

"Emmmh ... we? Kenapa? "
" Tidak, aku hanya ingin mencoba mengingat namamu."

Gadis bernama Ji woo itu tersenyum. Disampingnya, seorang lelaki muda. Sama dengan JI woo, masih terbalut dalam seragam sekolah berwarna gelap. Memang tak seharusnya mereka disini. Tunggu sajalah esok, sebuah hukuman telah disiapkan oleh Tuan Muka Penuh bagi mereka berdua.

"Ji woo suka salju. Karena ia akan mencicipi butiran salju itu seperti ice cream. Emm."

Gadis itu tersipu. Ia menutup bibirnya dengan kedua telapak tangannya. Bola matanya berputar-putar jenaka. Lembutnya salju seakan terasa nyata dibibirnya saat ini. Tiba-tiba ia merindukan musim dingin.

"Ji woo tak suka Soju. Karena ia bukan gadis pemabuk yang menyebalkan."

Ji Woo, gadis muda itu. Bibirnya mengerucut, kedua pipinya mengembung. alis matanya menukik naik. Wajah yang jenaka. Membuat semua orang yang melihat akan tertawa terpingkal-pingkal. JI woo dengan satu gelas Soju, mabuk, sangat buruk sekali.

"Ji woo menyukai warna putih, karena putih adalah salju. Tapi entah kenapa ia selalu memakai sarung tangan musim dingin berwarna pink."
Gadis muda itu susah payah menahan tawa. Tampaknya lelaki disampingnya itu tak sembarang, ia tahu segala hal tentangnya. Tak perlulah ia menyesali tindakannya untuk kabur saat jam pelajaran sekolah masih berlangsung. Ikut bersama lelaki muda itu. Lihatlah dimana ia saat ini, Jeju Island, surga terindah yang pernah ada.

"Ji woo, suka melukis wajah. Karena ia ingin selalu mengingat setiap orang. "

Gadis muda itu terdiam. Wajahnya datar tak terbaca.

"Ji woo, adalah penipu. Karena ia selalu menutupi kesedihannya dengan menangis dibelakang tembok sekolah."

Gadis muda itu mengalihkan pandangannya ke arah lelaki muda itu. Sebentar. Ia kemudia tertunduk. Diam. Hanya helaan napasnya saja yang terdengar.

”Ji Woo, aku akan selalu mengingat namamu, 10, 20, 100 tahun hingga di kehidupan yang akan datang sekalipun.”

Tanah Basah. Negeri para peri bersayap tipis. Sibaklah kelopak mawar maka kau akan temukan makhluk mungil nan rancak itu terlelap disana. Negeri para kurcaci. pagi dan petang melantunkan mars penyemangat. Yeho ... yeho ... yeho ...

Bersambung ...

Aktor Korea Versi Kenez


.

Anyong ha seo ....
Aktor korea terkeren versi Kenez. Jeng ... jeng .. jreeeeeeeeeeenggggg. Penting ga sich? Tanya kenapa?

Empat aktor terkeren :
4. Kim Jae Won. Mainnya oke banget dalam romance bersama Kim ha Neul. Kocak, romantis dan juga sediiiiih banget .... Punya gelar Mr. killing smile. Senyumnya boooo ... Mama mia ???!!!!


3. Jang Dong Gun. Actingnya keren abis di All About eve bersama Chae Rim. Pernah dinobatkan sebagai aktor pemilik bibir terseksi di Korea sana. Menurut gue tidak cuma bibir, tatapan matanya juga booo ... Menohok ... heheheh


2. Kwan Sang Woo. Weleh2 kalau yang ini aktingnya main dimana aja tetap keren. Benar2 totalitas. Mau romantis yang sedih, ayuuuh. Mau kocak juga okeh. Siiip lah pokoke. Dan yang paling menyihir gue adalah matanya. Walahhhh, ga nahan .... tu ... tu ... tu ... iyakan? Iya dong. Tul kan? Tul dong ....



Dan akhiirnya yang menempati posisi pertama adalah ......
1. Bae Yong Jun. Bermain apik ... pik ... pik. Luar biasa terutama di serial Winter Sonata. Sampai sekarang lom ada tandingannya. Walau udah mulai tuir tapi yang muda2 masih lom bisa menggeser posisinya di hatiku .... hehehhe. Sarangeoooo, uppa .....
Bagi yang ga sepaham gpp. Toh ini cuma versi Kenez kok. Suka2nya gue aja milih ... Menurut mu?!!!

Juanda, 24 Nov 08